Saturday, April 16, 2016

MANAJEMEN KONEKSI TCP

Advertisement


 Manajemen Koneksi TCP

        Koneksi dibentuk dalam TCP dengan menggunakan handshake tiga arah yang telah dibahas pada bagian sebelumnya. Untuk membentuk sebuah koneksi, satu sisi, misalnya server, secara pasif menunggu koneksi yang masuk dengan mengeksekusi perintah LISTEN dan ACCEPT. Sisi yang lain sebagai client, mengeksekusi perintah CONNECT yang menspesifikasikan alamat IP dan port tempat koneksi akan dibuat, ukuran segmen TCP maksumum yang akan diterima.
        Bila beberapa proses mendengarkan port, maka proses tersebut diberi segmen TCP masuk. Proses dapat menerima atau akan dikirim balik. Sejumlah segmen TCP yang dikirimkan pada keadaan normal perlu dicatat bahwa wegmen SYN mengkonsumsi 1 byte ruang urut sehingga segmen dapat diberi acknowledgement dengan jelas.





Gambar  Pembentukan Koneksi TCP pada Keadaan Normal.

        Pada saat dua buah client mencoba untuk membentuk koneksi secara bersamaan di antara dua buah socket yang sama, maka hasilnya berupa tabrakan seperti gambar dibawah ini





Gambar Tabrakan Panggilan
        Untuk membentuk dan melepaskan koneksi pada mesin terbatas dengan kondisi 11 keadaah, maka perlu diterapkan langkah-langkah sebagai berikut yang terlihat pada tabel  berikut.



Tabel 2 Pembentukan dan Pelepasan Koneksi pada Mesin
Terbatas dengan Kondisi 11 Keadaan

 Model Layanan UDP
Protokol transport connectionless yaitu UDP (User data Protocol) menyediakan cara bagi aplikasi untuk mengirimkan datagram IP yang dikemas kemudian mengirimkan datagram ini tanpa melakukan pembentukan koneksi.
Segmen UDP terdiri dari header 8 byte yang diikuti oleh data . Dua buah prty mempunyai fungsi yang sama seperti yang dikejakan pada TCP yaitu mengidentifikasikan end point pada komputer sumber dan komputer tujuan. Field length UDP meliputi header 8 byte dan data.






Gambar Header UDP

 Rangkuman
                 Layer  transport data, menggunakan protocol seperti UDP, TCP dan/atau SPX(Sequence Packet eXchange, yang satu ini digunakan oleh NetWare, tetapi khususuntuk koneksi berorientasi IPX). Layer transport adalah pusat dari mode-OSI. Layer inimenyediakan transfer yang reliable dan transparan antara kedua titik akhir, layer ini juga menyediakan multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error sertamemperbaikinya. Fungsi transport layer antara lain: Untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima.Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengansukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yanghilang di tengah jalan.

[ lanjut baca > SESSION LAYER >

Artikel Terkait

Silahkan berkomentar dengan sopan sesuai topik yang dibahas. Mohon tidak meninggalkan URL. Silahkan berkomentar dengan sopan serta sesuai topik dan dimohon untuk tidak meninggalkan link aktif.

Terima Kasih.

EmoticonEmoticon